Senin, 03 November 2014

Aku dan Dia


            Bagaimana perasaan kamu jika seseorang yang menyanyangimu tulus, kini meninggalkan kamu? Bagaimana perasaanmu jika sedang memperbaiki hubungan ada orang ketiga? Bagaimana perasaanmu jika orang yang kamu sayangi kini lebih memilih wanita lain?
            Pasti hati terasa teriris perih. Inilah yang sedang aku rasakan saat ini. Aku mempunyai kisah yang pahit dengan seseorang. Dan sampai sekarang semua ini terasa mimpi buruk bagiku. Semua ini dimulai saat aku duduk di bangku kelas 2 SMA. Aku mempunyai pacar yang menurut pandanganku dia sempurna, dialah segalanya, dia yang selalu mengerti aku, selalu sabar mengahadapi sifat ke kana-kanakanku, selalu menasehatiku ketika aku salah, selalu mengarahkanku untuk menjadi dewasa. 

            Semua terasa indah di kala kita saling sayang. Bersenda gurau, dulu hanya ada kata aku,kamu dan sayang hanya itu kata yang aku kenal, semua terasa manis,semua terasa indah. Namun semua itu hanyakah kenangan yang tak perlu diingat lagi. Semuanya berawal dari kesalahanku yang fatal menyianyiakan orang yang berarti di kehidupn aku. Saat aku SMP kita saling sayang dan saling mengerti satu sama lain. Kita sudah pacaran sejak SMP tapi kita putus nyambung sampai beberapa kali, dan saat kita putus yang terakhir dan dia tak kembali lagi karena alasan yang tak jelas. Meski kita sudah putus tapi dia selalu menemaniku kemanapun aku pergi dan dia selalu sabar mengahadapi sifat kekanak-kanakanku.
            Tapi aku tau dia pasti lelah dengan sifat aku yang seperti itu. Bertahun-tahun aku dengan dia. Dia pasti jenuh, dan aku tau itu. Sampai suatu ketika aku bertengkar hebat dengan dia. Penyebabnya adalah dia chat dengan cewe lain. Aku paling tidak suka dia chat dengan cewe lain. Karena aku tidak mau orang yang aku sayang membagi perhatiannya untuk orang lain. Egois? Ya, mungkin aku ini egois. Tapi dibalik ke egoisanku aku tidak mau kehilanganya. Karena aku sayang sekali dengannya walau aku sering marah, tapi tetap aku menyayangi. Kita sering bertengkar gara-gara cewe lain tapi lalu kita baikan.
            Tanggal 16 Agustus, aku berulang tahun yang ke 17. Aku mengadakan pesta kecil-kecilan bersama teman terdekat aku. Dan aku mengundang dia walau kita sudah tidak pacaran lagi, aku mau di umur aku yang ke 17 ada orang yang paling aku sayang yaitu dia.        Sore itu aku dan sahabatku datang ke salah satu cafe yang ada di Bandung untuk Received tempat. Aku menunggu dan menunggu satu per satu teman ku mulai berdatangan, tapi sampai saat itu dia belum muncul juga. Acara jam 4 tapi dia belum datang juga, aku khawatir dia tidak bisa datang. Aku telfon dia katanya dia sedang ada di jalan. Sudah lebih dari satu jam dia tak datang aku semakin khawatir. Dan akhirnya sekitar jam 6 dia datang juga kekhawatiranku sirna sudah melihat dia datang “Terimakasih ya Allah akhirnya dia datang juga” ucapku dalam hati.
            Acara dimulai, aku memesankan makanan untuk temanku dan tiba-tiba saat kita sedang asyik bersenda gurau, seorang pelayan datang menghampiriku membawakan kue ulang tahun dan gambar kue itu adalah minion. Minion adalah salah satu tokoh kartun favorit aku. Dan aku senang ketika aku tau kue minion itu dari dia dan aku kaget karena dia yang sifatnya dingin dan kurang romantis diam-diam menyiapkan surprise yang seperti itu dan pertama kalinya aku di beri kue ulang tahun dari orang yang aku sayang. Hari sudah malam dan kita pulang.
            Tapi ada satu hal yang membuat ku kecewa padanya, dia belum mengucapkan selamat ulang tahun padahal aku yang mengharapkan dia pengucap pertama tapi yasudahlah. Lalu aku mengirim sms kepadanya.
“Makasih ya kuenya aku suka banget, gambarnya minion itu favorit aku” ucapku
“Iya sama-sama. Syukur kalau kamu suka kuenya. Tapi maaf aku ga bisa kasih kado. Cuma bisa ngasih itu. Gak apa-apa kan?” jawab dia
“Iya gapapa ko. Aku seneng malah dikasih kue, sebelumnya sama siapapun. Kamu yang pertama. Makasih ya.”
“Iya sama-sama.”
            Aku heran kenapa dia belum mengucapkan selamat kepadku. Dan ternyata disaat aku bangun tidur, aku melihat sms darinya.
Hai sayang.
Selamat ulang tahun ke 17 yaa. Semoga apa yang kamu inginin tercapai . Aku cuma bisa berdoa yang terbaik buat kamu. Lebih baik lagi ya. Maaf baru ngucapin, aku cuma mau jadi pengucap terakhir , karena aku mau jadi yang terakhir buat kamu hehe. Aku sayang kamu.
LOVE YOU SO MUCH
            Dan ketika aku baca pesan darinya, aku kaget,senang, bahagia. Akhirnya dia mengucapkan selamat juga buat aku, aku kira dia lupa atau semacemnya.
            Beberapa bulan berlalu kita masih saling sayang, masih bercanda dan kemana-kemana selalu bersama. Saat itu memang salahku dia mengajakku balikan aku menolaknya dengan alasan aku ingin fokus untuk studiku. Dan aku malah menyuruhnya dengan yang lain tapi aku menyuruh dia dengan yang lain itu karena aku tau bahwa dia tak akan meninggalkanku, karena aku tau Dia pasti sayang sama aku.
            Tapi, aku menyesal menyuruh dia seperti itu kalau akhirnya dia kini benar-benar dengan yang lain. Dan aku trus mencegah agar dia tidak dengan yang lain, aku mempertahankan hubungan ini semampu aku tapi apa daya usaha ku semua sia-sia.
            Dia bilang ini semua sudah terlambat dia sudah tidak nyaman dengan aku lagi. Dia sudah terlanjur nyamand dengan yang lain. Disitu aku kecewa sekali memang salahku aku biarkan dia memilih yang lain. Tapi apa yang harus aku lakukan? Disaat aku masih sayang dengan dia dan tidak bermaksud untuk menyakiti dia. Bertahan? Merelakan dia? Jujur aku tidak bisa merelakan dia pergi karena dia yang bertahun-tahun menemaniku disaat aku lemah. Aku mencoba untuk memberi pengertian kepadanya tapi dia bilang ini sudah terlanjur. Dan akhirnya aku menyerah dan aku berfikir jika aku sayang dengan dia, lebih baik aku ikhlaskan dia dengan yang lain dan bahagia. Meski berat tapi aku harus merelakannya.
            Dan sekarang aku menyesal tidak bisa membuat dia nyaman, tidak bisa membuat dia bahagia dengan aku. Aku percaya di balik kisah aku yang pahit ini pasti ada kisah manis.
            Dan sampai sekarang aku masih merindukan seorang yang aku sayang yaitu dia.

2 komentar:

  1. Uhuk curhat??? Wkwk =))
    Bahasanya masih perlu di perbaiki, tapi bagus kok. Semangat bikin cerita lagi yaa ^^

    BalasHapus
  2. makasih sarannya desi heheh =))

    BalasHapus